Pengguna Ponsel Saat Berkendara Bakal Ditindak Tegas!

SLEMAN, KRJOGJA.com – Wakapolda DIY Brigjen Pol Karyoto mengatakan, masih saja banyak orang yang menggunakan ponsel saat berkendara baik menggunakan motor atau mobil. Padahal tindakan tersebut bisa membahayakan nyawa.

Baca Juga: Pelanggar Lalu Lintas di Yogyakarta Ternyata Cukup Tinggi

Operasi Patuh Progo 2019 oleh Polda DIY menjadi momentum untuk menindak kendaraan yang melaju dengan tidak mentaati peraturan dalam berlalu lintas. 

"Kalau orang berkendara melihat atau menggunakan ponsel itu kan mereka berinteraksi. Entah sedang telepon atau melihat penunjuk arah. Tapikan tidak fokus betul, dan ini sangat berbahaya," kata Karyoto kepada wartawan usai apel pagi gelar Operasi Patuh Progo 2019, di Mapolda DIY, Kamis (29/08/2019).

Undang-undang lalu lintas No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 283 menyebutkan, "Bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750.000".

Meskipun demikian, kajian penggunaan ponsel di jalan masih menjadi perdebatan. "Pihak kepolisian saat ini terus mempelajari masalah ini. Dan juga saya belum tahu gimana kajiannya seharusnya. Tapi yang pasti kami akan melarang dan menindak pengendara yang main ponsel di saat berkendara," tegasnya. 

Baca Juga: Operasi Patuh Progo Digelar, Pelanggar Lalu Lintas Dibidik!

Diketahui, jajaran Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2019. Operasi ini menyasar para pelanggar lalu lintas di jalan raya.

Operasi Patuh Progo 2019 digelar selama 14 hari, mulai 29 Agustus-11 September 2019 di seluruh wilayah hukum Polda DIY. Personel yang dikerahkan adalah anggota Polantas Polda dan Polres jajaran se-DIY.(Ive)

BERITA REKOMENDASI