Penghapusan Denda PBB di Sleman Diperpanjang Hingga November

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemkab Sleman membuat kebijakan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 30 November 2020. Sedangkan untuk penerimaan PBB hingga September 2020 mencapai Rp 61 miliar atau melebihi target yang telah ditetapkan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman Haris Sutarta menjelaskan, untuk wajib pajak yang belum membayar PBB masih diberikan kelonggaran. Mulai 1 Oktober hingga 30 November 2020 tidak dikenakan denda 2 persen tiap bulan.

“Sebelumnya batas akhir pembayaran PBB pada 30 September kemarin. Namun karena melihat kondisi masih pandemi dan status tanggap darurat diperpanjang, makanya kami juga memperpanjang bebas denda PBB hingga November nanti,” jelas Haris di kantornya, Senin (5/10/2020).

Haris mengimbau masyarakat yang belum membayar PBB supaya segera melunasi. Mengingat jika nanti melewati masa perpajangan, akan dikenakan denda 2 persen untuk setiap bulannya. “Harapan kami masyarakat yang kemarin belum sempat membayar segera melunasi, supaya nanti bebas dari denda,” imbaunya.

BERITA REKOMENDASI