Penting, Pemetaan Goa untuk Konservasi Karst

SLEMAN (KRjogja.com) – Stasiun Nol Festival hari kedua (24/09/2016) diawali dengan Seminar Nasional Cave Mapping Science for Conservation of First and Cave Environment. Bertempat di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM, seminar ini menghadirkan 2 narasumber. Yakni Erin Lynch dari Institute of Karst Geology di Chinese Academy of Geological Sciences, presiden Asian Union of Speleology, Dr Eko Haryono.

Erin Lynch sebagai pemateri pertama menjelaskan tentang teknik dan peran pemetaan goa dalam konservasi karst global. Pemetaan atau yang biasa disebut cave mapping merupakan hal yang mendasar dalam eksplorasi goa. Dari kegiatan ini peneliti bisa mengetahui sumber daya apa yang mereka temukan, lokasinya, dan sangat penting digunakan melacak lokasi di mana peneliti kehilangan data.

Ahli goa asal Amerika ini juga memperkenalkan alat pengukuran goa yang biasa ia dan caver mancanegara gunakan sekarang. Rata-rata caver yang hadir di seminar ini masih menggunakan alat manual, sedangkan alat yang dimaksud Lynch adalah DistoX2 yang lebih mudah dan praktis digunakan.

Caranya dengan diarahkan ke tembok, ditekan tombolnya selama 2 menit, kemudian alat tersebut akan menghitung secara otomatis berapa ketinggian goa, jarak, dan sebagainya. (MG-05)

BERITA REKOMENDASI