Penularan Covid di DIY Melonjak, Anggota DPR Tinjau Fasilitas Tes

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Satgas Penanganan Covid-19 mencatat Provinsi DIY mengalami kenaikan kasus positif dibandingkan pekan lalu, demikian halnya dengan kasus kematian. Angka positif di DIY melesat dari 1.350 menjadi 1.613 kasus, sementara angka kematian di DIY masuk dalam lima provinsi yang menjadi penyumbang tertinggi pekan ini hingga mencapai 20 persen yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Jawa Barat dan Banten.

“Kenaikan angka kematian 20% sangat tinggi dan menunjukkan bahwa treatment pasien Covid-19 belum optimal dan ada keterlambatan penanganan sehingga menyebabka jatuhnya korban jiwa,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa (29/12/2020) kemarin.

Merespon tingginya lonjakan kasus positif di DIY, Anggota DPR RI Subardi meninjau salah satu fasilitas tes Covid-19 di Intibios Laboratorium, Jalan Godean Sleman, Rabu (30/12/2020). Legislator dari Dapil DIY itu berbincang dengan petugas medis dan sejumlah warga yang ikut mengantre. Subardi juga melihat cara kerja Intibios Laboratorium yang mampu melayani berbagai tes Covid-19, hingga mencapai 1.000 sampel per hari.

“Fasilitas di sini modern dan lengkap. Saya apresiasi dengan kerja keras tim medis yang mampu melayani berbagai tes Covid-19, hingga mencapai 1.000 sampel per hari,” kata Subardi yang saat itu turut dites Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai metode pemeriksaan Covid-19 yang direkomendasikan WHO.

Intibios Laboratorium melayani berbagai tes Covid-19 seperti Rapid Tes, Swab Antigen dan PCR. Terdapat laboratorium kontainer level Biosafety Level (BSL)-2 plus yang dapat langsung menganalisis berbagai macam sampel. Subardi menilai, pengendalian Covid-19 memang butuh kerjasama antara pemerintah dengan swasta seperti Intibios.

“Kehadiran fasilitas tes yang modern seperti Intibios efektif mengendalikan penyebaran Covid-19 di Yogya sebagai kota wisata. Penanganan yang cepat dan akurat memudahkan upaya tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian). Ini penting dalam memetakan sebaran kasus,” jelas Ketua DPW NasDem DIY itu.

Menurut salah seorang Dokter di Intibios Laboratorium, dr Kirana Dyah Mahardika berbagai fasilitas medis sangat membantu penanganan Covid-19 secara terpadu. Bahkan, Intibios menjadi Laboratorium rujukan dari berbagai klinik dan rumah sakit di Yogya.

“Kami bekerjasama untuk memeriksa sampel dari klinik dan rumah sakit. Memang kehadiran Intibios tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga sebagai rujukan. Banyak klinik dan rumah sakit yang kini tidak perlu mengirim sampelnya ke Jakarta lagi,” ujar dokter jebolan UGM itu. (*)

BERITA REKOMENDASI