Penumpang Dari Singapura Cek Suhu Tubuh

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Ratusan penumpang dari Singapura yang turun melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta dicek suhu tubuhnya. Langkah ini sebagai antisipasi penyebaran virus Zika agar tidak masuk ke Yogyakarta.

 

Satu persatu, seluruh penumpang SilkAir dengan nomor penerbangan MI152 dicek menggunakan termo infraret oleh tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Wilayah Kerja (Wilker) IV Yogyakarta. Alat semacam pistol tersebut ditembakkan ke dahi atau leher penumpang sebelum mereka masuk ke lingkungan bandara.

Dari alat tersebut, langsung muncul berapa derajat suhu tubuh penumpang. Dari 123 penumpang pesawat tersebut, suhu tubuhnya dibawah 38 derajat celsius dan dinyatakan aman. "Batas amannya memang 38 derajat celsius. Tapi ini semuanya aman," kata Staf Kesehatan Lintas Wilayah IV Bandara Adisutjipto dr Yudi Pramuda.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) l Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengungkapkan, cek kesehatan ini dilakukan oleh tim medis KKP. Setelah sebelumnya ada instruksi dari pusat dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Dimana semua akses dari Singapura baik bandara maupun pelabuhan, wajib diantisipasi.

"Kebetulan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta ada penerbangan langsung dari dan ke Singapura. Untuk itu kita juga perlu melakukan antisipasi," katanya.

Jika ada temuan penumpang yang diduga terkena virus Zika, pihak bandara telah menyediakan ruangan isolasi. Setelah dilakukan pengecekan kesehatan lanjutan, yang bersangkutan dirujuk ke RS terdekat. Selain itu petugas juga membagikan kartu kewaspadaan kesehatan atau 'Health Alert Card' (HAC). "Pemeriksaan akan terus kita lakukan. Sampai kondisinya dinyatakan aman oleh instansi terkait," tegasnya. (Awh)

 

 

BERITA REKOMENDASI