Penusuk Supriyanto Mengaku Emosi Karena Diteriaki

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelaku penusukan terhadap Supriyanto (23) asal Manisrenggo Klaten, berhasil ditangkap petugas gabungan Polsek Ngemplak dan Polres Sleman. Tersangka adalah JB (30) dan RO (29), keduanya warga Jetis Yogya, yang pernah masuk penjara dalam kasus pencurian dengan kekerasan.

Dari pengakuan tersangka, terungkap jika motif penusukan karena emosi setelah keduanya diteriaki oleh korban dan temannya. Kaur Bidang Operasional Satreskrim Polres Sleman Ipda Safiudin menjelaskan, sebelum penusukan, sempat terjadi cekcok antara korban dan temannya dengan kedua pelaku. Cekcok diawali saat kedua pelaku yang berboncengan motor, bermaksud memotong jalan atau belok ke utara secara mendadak

“Korban dan temannya yang juga dari arah timur, kaget karena kedua pelaku memotong jalan secara mendadak. Karena kaget, kemudian korban dan temannya meneriaki pelaku, namun rupanya pelaku tidak terima dan mengejar korban,” jelas Safiudin di Mapolres Sleman, Senin (28/06/2021).

Sesampai di Koroulon, Ngemplak Sleman, korban dihentikan kemudian terjadi cekcok dan keributan. Menurut Safiudin, korban sempat melakukan perlawanan, namun tersangka JB mengeluarkan belati kemudian menusuk perut korban sehingga jatuh tersungkur.

Saat korban tak berdaya, kedua pelaku kabur ke arah barat. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun satu jam kemudian tidak bernyawa. “Korban mengalami luka tusuk di perut dan mengenai usus. Di TKP kami juga menemukan usus korban,” tambah Safiudin didampingi Kanit II Pidsus Ipda Lili Mulyadi.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya identitas kedua pelaku berhasil didapatkan. Saat akan ditangkap, ternyata salah satu pelaku yakni RO, menyerahkan diri ke Polresta Yogya. Selanjutnya polisi mengamankan JB di daerah Jogoyudan Jetis Yogya.

Kanit Reskrim Polsek Ngemplak Iptu Sutriyono menambahkan, tersangka JB mengaku membawa senjata untuk jaga-jaga. Namun pengakuan itu masih didalami, mengingat keduanya merupakan residivis. “Barang bukti yang berhasil kami sita dalam kasus ini antara lain motor dan senjata tajam yang digunakan pelaku,” pungkasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI