Penyembelihan Hewan Kurban Bisa Dilakukan di Lingkungan Masjid Asalkan Penuhi Empat Hal Ini

PELAKSANAAN ibadah kurban di masa pandemi Covid-19 idealnya harus dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Namun, penyembelihan bisa juga dilakukan di lingkungan masjid asalkan memenuhi empat hal ini sebagaimana direkomendasikan Pusat Kajian Halal, Fakultas Peternakan (Fapet). Berikut penjelasannya :

Tidak Ada Kerumunan Massa

Direktur Pusat Kajian Halal Fapet UGM, Ir Nanung Danar Dono SPt MP PhD IPM ASEAN Eng mengatakan, saat proses penyembelihan kurban diupayakan jangan sampai terjadi kerumunan massa. ”Tujuannya, melindungi panitia kurban dan warga masyarakat dari risiko tertular Covid-19, namun tetap dapat melaksanakan ibadah kurban,” kata Nanung Danar Dono, Selasa (23/6).

Penyembelihan di Daerah Aman

Nanung menjelaskan, ada ketentuan dalam proses pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19, yakni penyembelihan ternak kurban hanya dilaksanakan di wilayah yang diyakini aman menurut informasi resmi dari pemerintah.

Sebelum memutuskan akan menyelenggarakan penyembelihan ternak kurban di lingkungan masjid, pengurus takmir hendaknya mengkaji dan mempertimbangkan dengan matang situasi dan kondisi terkini dengan memperhatikan fatwa ulama, ahli kesehatan dan instruksi pemerintah

Apabila sudah ada ternak kurban yang telanjur dititipkan kepada pengurus takmir, pengurus dapat menyalurkan ke daerah lain yang lebih membutuhkan melalui lembaga resmi seperti Badan Amal Zakat Nasional (Baznas), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Rumah Zakat (RZ) dan sebagainya. Selain itu, untuk meminimalkan risiko penularan virus, proses penyembelihan sebaiknya dilaksanakan di rumah potong hewan (RPH) resmi milik pemerintah.

BERITA REKOMENDASI