Penyidikan Laporan Pidana Goa Pindul Dihentikan, Atiek Gugat Praperadilan

SLEMAN, KRJOGJA.com –  Dinilai sewenang-wenang menghentikan penyidikan atas laporan polisi yang dibuatnya, pemilik tanah di atas objek Goa Pindul, Atiek Damayanti mengajukan permohonan Praperadilan  pada 5 Termohon yaitu Kapolda DIY, Kapolres Gunungkidul, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Antonius Pujianto SH,  Kasubdit III/PIDTER Polda DIY AKBP Supono dan Kanit A Subdit III PIDTER Polda DIY Kompol Dwiyanto.

Permohonan Praperadilan dibacakan oleh ketiga kuasa Pemohon praperadilan yaitu Oncan Poerba SH, Willyam H Saragih SH, dan FX Yoga Nugrahanto, Senin (4/12/2017) di PN Sleman. Termohon 1 dan Termohon 2 hadir di persidangan dengan diwakili Heru Nur Cahya SH dari Polda DIY sedangkan Termohon 3, 4, 5 tidak hadir walaupun sudah dilakukan pemanggilan.

Di depan hakim tunggal Setyowati Yuni Iriyanti SH, Oncan menegaskan Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan S.Tap/4a/III/2015/Ditreskrimsus tanggal 17 Maret 2015 dinilai tidak sah. "Kami mohon hakim untuk memerintahkan para Termohon segera menyelesaikan pemeriksaan dan penyidikan atas laporan Pemohon dalam jangka waktu 14 hari sejak diputuskan dan segera melimpahkan ke Penuntut Umum untuk diteruskan ke Pengadilan,” tegas Oncan.

Pemohon sebagai pemilik sah tanah dan bangunan di atas objek Goa Pindul, papar Oncan, telah melaporkan tindak pidana pengusahaan sumber daya air tanpa izin di lingkungan Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul pada 12 Februari 2014. “Pihak Polres Gunungkidul telah menetapkan Tersangka a/n Bagya namun penyidikan kemudian dilimpahkan  ke Polda DIY. Dalam perkembangannya penyidikan dihentikan dengan alasan perkara yang dilaporkan Pemohon bukan tindak pidana,” papar Oncan.

Menurut Oncan alasan para Termohon bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan karena tidak sesua fakta materiil sebenarnya di lapangan. “Kenyataannya tidak ada izin lingkungan atau izin tata ruang, dan diketahui ada pungutan uang, retribusi,” jelas Oncan.

Sidang dilanjutkan Selasa (5/12/2017) hari ini dengan pembacakan duplik dari Termohon. "Pada  agenda sidang Kamis (7/12/2017) kami sudah menyiapkan 3 saksi, dilanjukan tambahan saksi Pemohon, saksi Termohon, Kesimpulan dan direncanakan setelah Kesimpulan Senin (11/12/2017), Keputuan Praperadilan sudah disampaikan  Selasa (12/12/2017)," jelas Oncan kepada KRJogja.com usai sidang. (M-3)

 

BERITA REKOMENDASI