Perahu Art Connection Bicara: HAKI Penting, Tapi Diabaikan Seniman

Editor: Ary B Prass

SLEMAN, KRJOGJA.com – Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sangat penting dimiliki bagi yang bekerja di wilayah kreatif. “Para seniman, pelukis, perupa perlu memahami pentingnya HAKI. HAKI untuk mencegah plagiarisme, pemalsuan karya kreati. HAKI penting, seringkali diabaikan seniman,” kata Sugiyarto PhD, dosen prodi Matematika Fakultas Sains Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kamis (10/06/2021). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut diadakan FAST-UAD bekerja sama dengan dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) dan Universitas Janabadra (UJB), dalam hal ini, selain Sugiyarto PhD juga Dr M Rusnoto Susanto (UST Yogyakarta), Wika Harisa Putri SE MSi dan Nursyiva Irsalinda SSi MSi. Pengabdian bersama  mitra kerja dengan para seniman lukis Yogyakarta yang tergabung dalam ‘Perahu Art Connection’.

Menurut Sugiyarto, kegiatan diawali dengan kunjungan dosen dan mahasiswa ke rumah produksi ‘Perahu Art Connection’ di Sekutu Art Studio, Nyamplung Kidul, Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Dalam pertemuan tersebut membahas beberapa program kegiatan yang akan di laksanakan dan pemaparan singkat mengenai bentuk kerja sama yang akan dilakukan.

Syiva Nursalinda SSi MSi selaku Penanggung jawab kegiatan ini menjelaskan, dalam kerja sama ini akan ada dua program inti yang akan dilakukan yaitu pemberian edukasi serta pendampingan pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan penelitian terhadap hasil-hasil karya lukisan dengan metode ‘machine learning’, untuk menemukan insight berupa karakteristik dari masing-masing seniman yang tergabung dalam ‘Perahu Art Connection’. Niat baik ini disambut dengan antusias oleh seluruh seniman yang hadir pada kesempatan ini. “Kami sangat senang dan antusias, harapannya kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, karena HAKI ini merupakan hal penting yang selalu diabaikan oleh para seniman,” ucap Aji, salah satu seniman yang hadir pada saat itu.

BERITA REKOMENDASI