Peresmian Proyek Padat Karya di Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bupati Sleman Sri Purnomo resmikan proyek hasil padat karya tahun anggaran 2020 Pemerintah Kabupaten Sleman, Jum’at (4/12). Peresmian dilakukan secara daring (zoom meeting) di Smart room Dinas Kominfo Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Dsinaker) Kabupaten Sleman, Sutiasih dalam laporannya menyampaikan bahwa padat karya merupakan program Pemerintah yang berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa.

“Program padat karya ini bertujuan untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, menambah pendapatan masyarakat, mengurangi pengangguran sementara, mengurangi angka kemiskinan, mengurangi kesenjangan ekonomi dan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sutiasih menjelaskan dalam dalam pelaksanaanya (padat karya), Pemerintah lebih menyasar untuk pengangguran, setengah penganggur serta Dusun atau Kalurahan yang membtuhukan bantuan untuk memanfaatkan sumber daya alamnya dan warganya antusias untuk memperbaiki sarana umum yang mendukung perekonomian di wilayah yang tertinggal.

Adapun dalam pelaksanaannya, program padat karya ini direalisasikan melalui alokasi dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah DIY untuk Kabupaten Sleman untuk 12 lokasi. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui APBD merealisasikan program padat karya untuk 5 lokasi, sehingga pelaksanaan kegiatan padat karya ini dilakukan di 17 lokasi.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan bahwa pada dasarnya kegiatan padat karya nerupakan program pemberdayaan masyarakat desa khususnya masyarakat yang secara ekonomi masih kekurangan dan marginal.

“Kegiatan padat karya yang kita lakukan merupakan kegiatan yang bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Sri Purnomo. (*)

BERITA REKOMENDASI