Pernikahan Dini DIY Jadi Sorotan, Perlu Perhatian Bersama

Editor: Ary B Prass

“Namun menjadi pertanyaan mengapa perkawinan usia dini masih banyak terjadi di Indonesia, bahkan dalam data yang ada di BKKBN perkawinan usia dini di Indonesia terhitung masih sangat tinggi yakni 46 persen untuk usia 15 hingga 19 tahun ,sedangkan untuk anak yang berusia dibawah 15 tahun sebanyak 5 persen. Bahkan, Indonesia masuk dalam rangking 37 dunia untuk hal ini,” ungkap Nurcholis.

Pemerintah menurut Nurcholis sebenarnya telah menerbitkan berbagai peraturan dan perundangan terkait hal tersebut. Salah satunya Undang Undang no 23 tahun 2002 yang menjelaskan detail terkait hal itu.

Banyak kasus pertnikahan usia dini terpaksa dilakukan karena berbagai faktor misalnya persoalan ekonomi, budaya bahkan pergaulan yang tidak sehat. Di sini ia meminta seluruh elemen masyarakat termasuk para orangtua untuk mengambil peran aktif mengantisipasi.

“Bahwa anak anak ialah seseorang yang berusia dibawah 18 tahun sehingga dalam kategori ini ada perlakuan khusus didalamnya. Kami jelas sangat serius berkomitmen menggandenh pemerintah untuk bersama mengedukasi untuk sebisa mungkin menghindari pernikahan dini,” tambah pria yang juga ketua DPD Ormas Bapera DIY ini.

BERITA REKOMENDASI