Pernikahan ‘Standing Party’ Belum Diperbolehkan

Menurut Arif, dalam acara pernikahan jumlah undangan yang diperbolehkan tergantung luas ruangan dan shift kedatangan tamu. Jumlah shift ini penting dan harus ditaati agar tidak terjadi penumpukan orang saat acara berlangsung. “Misalnya di suatu ruangan, 20 persen digunakan untuk tempat duduk. Baik penyelanggara dan para tamu harus disiplin. Dengan adanya shift bagi para tamu, bisa mengontrol agar tidak terjadi penumpukan orang,” ujarnya.

Selain itu, protokol lain yang harus diterapkan di acara pernikahan yakni makanan sudah tersedia di piring dan peralatan makannya susah diberi plastik. Hal ini harus dilakukan dalam rangka kebiasaan baru. “Sejauh ini belum ada hajatan yang mendapat teguran. Asalkan protokol kesehatan diberlakukan,” tandasnya.(Aha)

BERITA REKOMENDASI