Persaingan Makin Ketat, Pelayanan Industri Pariwisata Perlu Ditingkatkan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Berada di era globalisasi 4.0, persaingan dunia pariwisata akan makin berat. Sebab itulah seluruh komponen pelaku industri pariwisata harus meningkatkan standar pelayanan dan kualitas bagi wisatawan demi kepuasan.

“Jangan cepat puas dengan yang sudah dicapai. Terus tingkatkan standar pelayanan karena situasi terus berkembang,” tegas Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo sela penyerahan sertifikat usaha pariwisata Lembaga Sertifikasi PT Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (LS BMWI) di D’Monaco Restaurant Jalan Raya Randugowang Jatirejo Sariharjo Ngaglik Sleman, Rabu (11/03/2020).

Dijelaskan Singgih, saat ini indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di peringkat 47 dari 147 negara lain. Prestasi ini tentu cukup menggembirakan meski persaingan ke depan akan makin berat.

“Sebab ke depan hampir semua negara mengandalkan pariwisata sebagai devisa unggulan. Misalnya saja Arab Saudi yang mulai mengandalkan pariwisata sebagai penyumbang devisa tertinggi. Termasuk Jepang dan Korea yang mendeklarasikan wisata halal untuk menarik wisatawan muslim ke negara mereka. Semua saling berlomba menarik wisatawan ke Negara masing-masing,” jelas Singgih.

Hal itulah ungkap Singgih yang juga sedang dikembangkan Indonesia, khususnya Yogyakarta. Berbagai program terkait industri pariwisata terus digelar. Karena itulah sektor pelayanan, baik hotel dan restoran harus memberi daya dukung dengan kontribusi positif berupa pelayanan maksimal.

Sementara itu Direktur LS BMWI Hairullah Gazali menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pantauan secara berkala untuk memastikan konsistensi kualitas yang telag disertifikasi. Untuk itu ia mengajak seluruh stakeholder menjaga kualitas dan terus konsisten dengan pelayanan yang diberikan sebagai bagian mata rantai industri pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, diberikan sertifikasi usaha pariwisata bagi 14 bidang usaha perhotelan, restoran hingga biro perjalanan wisata. (Feb)

BERITA REKOMENDASI