Pesan Korban Pencurian ATM, Hati-hati Jika Menjumpai Seperti Ini

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Dua tersangka pencurian di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ditangkap saat menguras uang korban di ATM yang berlokasi di sebuah rumah sakit. Dari tangan tersangka, petugas menyita 98 kartu ATM berbagai bank yang akan ditukar dengan ATM asli milik korban. Kedua tersangka yakni San (58), warga Sulawesi Selatan dan AI (34) asal Jakarta Utara. 

Salah satu korban Yulianto (61), warga Wirosaban Umbulharjo mengaku pernah menjadi korban sindikat ini setahun lalu di rumah sakit Panti Rapih. Awalnya Yulianto sedang menunggu di depan kassa. Kemudian dia didekati pelaku yang mengaku bernama Ismail.
 
Setelah terlibat obrolan, pelaku lain datang dengan logat Melayu dan mengaku seorang konsultan pertanian. "Saya diajak ke ATM dan dilihatkan jumlah rekeningnya Rp 900 juta. 
Saya kemudian diminta buat 'ngecek' saldo saya. Saat kejadian saya sadar betul, tapi karena saya lengah, kartu ATM saya ternyata sudah ditukar," tutur Yulianto yang datang ke Polda DIY karena penasaran dengan orang yang menguras rekeningnya.

Saat itu, Yulianto curiga karena meski saldo ratusan juta tapi pelaku menggunakan handphone jadul. Hingga akhirnya dia mencoba mengecek saldonya di ATM tapi tidak bisa karena kartu sudah ditukar. Setelah menghubungi 'customer service' bank, Yulianto baru sadar, seseorang telah melakukan penarikan tunai dan mengurasi tabungan pensiunannya sebesar Rp 17,5 juta.

"Saya sudah melapor ke polisi. Di rekaman CCTV juga terlihat saat saya diapit pelaku dan berada di ATM," ucapnya.

Kedua tersangka kini sudah ditahan di Mapolda DIY. Masyarakat diimbau melaporkan ke kepolisian jika menjadi korban pencurian dengan modus seperti yang dilakukan tersangka. (R-2)

 

BERITA REKOMENDASI