Piala Ismangoen Cari Bibit Pemain Timnas Berbakat

SLEMAN, KRJOGJA.com – Festival Sepakbola Anak U-12 dan U-10 bertajuk Piala Ismangoen 2018 secara resmi dimulai Jumat (5/10/2018) pagi. 64 tim akan bersaing secara sportif memperebutkan gelar juara untuk kedua kelompok usia tersebut di Stadion Pancasila UGM. 

Ketua Penyelenggara Piala Ismangoen 2018 Susilo Harso mengatakan tahun ini pihaknya mengundang 64 peserta untuk ikut dalam event memperingati ulang tahun PS Gama ini. Jumlah tersebut masih dirasa kurang lantaran pihaknya terpaksa menolak lebih dari 25 tim lantaran keterbatasan kuota peserta. 

“Tahun ini kami dengan sangat terpaksa menolak keikutsertaan lebih dari 25 tim karena keterbatasan kuota peserta, kemarin bahkan dari akademi Arema Malang juga terpaksa tak bisa diterima. Semoga tahun depan kami bisa memperbanyak peserta sehingga semua tim yang ingin ikut berkompetisi bisa diakomodasi,” ungkapnya usai pembukaan. 

BACA JUGA :

Piala Ismangoen 2018 Siap Digulirkan

Sementara Ketua Asprov PSSI DIY, Bambang Kuncoro yang memberikan sambutan pembukaan menyampaikan harapan agar festival sepakbola anak Piala Ismangoen bisa menjadi salah satu ajang pencetak generasi emas pemain timnas Indonesia kedepan. Terlebih menurut dia, Piala Ismangoen telah berlangsung rutin dalam lima tahun kebelakang. 

“Kami sangat mengapresiasi dan berharap besar bahwa Piala Ismangoen bisa berjalan semakin baik di tahun-tahun kedepan. Semoga juga akan muncul pemain-pemain berbakat yang bisa menjadi generasi emas pesepakbola Indonesia tahu -tahun kedepan,” ungkapnya. 

Secara khusus, Bambang juga menyampaikan apresiasi pada Prof Ismangoen dan dr Hadianto Ismangoen yang dinilai memiliki konsern luar biasa pada sepakbola di DIY. “Kita doakan Prof Ismangoen dan dr Antok (Hadianto Ismangoen) agar diterima di sisi Allah sesuai amal ibadahnya. Beliau berdua bersama PS Gama yang salah satu klub sepakbola paling tua di DIY punya konsern khususnya untuk sepakbola usia dini,” sambungnya. 

Pertandingan di hari pertama sendiri mulai berlangsung cukup menarik dengan 12 pertandingan yang dilaksanakan di dua lapangan. Kompetisi baik di kelompok usia 12 maupun 10 tahun dilakukan secara sistem grup di mana setiap tim diharuskan bermain tiga kali. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI