Pilkada Sleman, 242 Anggota Panwascam Ikut Rapid Test

SLEMAN, KRJOGJA.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan di Kabupaten Sleman menjalani Rapid Diagnostic Rest (RDT), Selasa (7/7/2020). Pemeriksaan ini untuk memastikan, Panwascam dalam kondisi fit saat terjun ke lapangan dalam melaksanakan tahapan Pilkada 2020.

Kordiv SDM dan Organisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman Vici Herawati mengatakan, peserta RDT sebanyak 242 orang. Biaya rapid test ini sepenuhnya ditanggung oleh dana hibah Pemkab Sleman melalui Bawaslu Kabupaten Sleman.

“Kami ingin memastikan, petugas Panwascam yang akan terjun ke lapangan memang dalam kondisi fit bebas dari Covid-19. Pemeriksaan ini juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Ketika didatangi petugas, mereka tidak perlu ketakutan,” terang Vici di sela RDT di Puskesmas Ngaglik I, Selasa (7/7/2020).

Menurut Vici, tahapan terdekat yang dilakukan petugas Panwascam yakni pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih pada 15 Juli. Tahapan ini tentunya juga membutuhkan interaksi dengan masyarakat. Saat bertugas, Panwascam juga dilengkapi dengan masker, face shield dan sarung tangan.

Vici menambahkan, RDT di jajaran Bawaslu ini dilaksanakan dua hari. Hari pertama Selasa (7/7/2020) diikuti Panwascam di 16 Kecamatan. Sedangkan Rabu (8/7/2020) hari ini diikuti petugas Bawaslu Sleman dan Panwascam Sleman. Selain digunakan untuk pelaksanaan RDT, dana hibah Pemkab Sleman juga digunakan untuk pengadaan masker, face shield hingga vitamin penambah daya tahan tubuh untuk jajaran petugas Bawaslu Sleman.(Aha)

BERITA REKOMENDASI