PKS Tolak Radikalisme dan Aksi Terorisme

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRjogja.com – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sleman, Minggu (4/4) menyelenggarakan rapat kerja (Rakerda) Tahun 2021 di Desa Wisata Grogol Seyegan. Dalam rakerda itu, PKS menegaskan menolak paham radikalisme dan aksi terorisme.

Ketua DPD PKS Sleman Indra Gumilar mengatakan, pihaknya sangat prihatin adanya aksi terorisme yang terjadi belakangan ini. Sebagai partai Islam, PKS menolak paham radikalisme dan mengutuk keras aksi terorisme.

“Penolakan pemahaman radikalisme dan aksi terorisme itu masuk dalam program kerja DPD PKS. Kami akan ikut memberikan pemahaman yang benar dan penyadaran agar tidak terjerumus dalam paham radikalisme serta aksi terorisme,” kata Indra Indra dalam rakerda di Desa Wisata Grogol Seyegan.

Di samping itu, program kerja lainnya yaitu menargetkan 14 kader baru dan 8 kursi di DPRD Sleman atau meningkat 2 kursi dari sekarang. Untuk mencapai target tersebut, PKS akan melakukan rekruitmen kader baru secara terbuka dengan sasaran kaum milenial. Kemudian memunculkan tokoh baru untuk mendulang suara.

“Nanti setiap personal dan struktur akan kami beri target rekruitmen kader baru. Sedangkan untuk suara dalam Pileg, kami akan optimalkan kantong-kantor suara terbanyak agar bisa menambah dua kursi,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI