PNS Sleman Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

SLEMAN, KRJOGJA.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik. Hal itu juga berlaku untuk kendaraan yang melekat pada ASN.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Sumadi dalam jumpa pers di Aula Lantai 3 Setda Sleman, Rabu (6/6). Pada dasarnya menurut Sekda, kendaraan dinas itu ada dua. Melekat dengan pejabat, sehingga boleh dibawa pulang dan kendaraan operasional. Untuk kendaraan operasional itu yang tidak boleh.

"Bagi kendaraan yang memang melekat, disarankan tidak digunakan ketika mudik. Terutama yang keluar kota. Jika itu dilakukan dan terjadi kerusakan, maka resiko menjadi tanggungjawab pribadi," jelas Sekda.

Menurut Sekda, selama ini kendaraan dinas yang dibawa pulang itu masih berada di wilayah Sleman. Karena memang mayoritas pejabat yang mendapat fasilitas berdomisili di Sleman. "Sempat ada yang bilang kenapa tidak dikandangkan saja? Tempatnya tidak ada. Selain itu juga dari segi keamanan lebih rawan," urainya.

Untuk pengawasan, Sumadi menjamin tetap akan dilakukan. Hal itu untuk mengantisipasi kendaraan dinas dipergunakan keluyuran ke luar daerah atau mudik dengan jarak jauh. (Awh)

BERITA REKOMENDASI