Polbangtan YoMa Dukung Percepatan Tanam Padi di Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta – Magelang bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta , Selasa (19/2)  melaksanakan Rembug Tani.  Kegiatan di Pendopo Balai Desa Sumberagung Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman ini bertujuan bagi Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Percapatan  Tanam untuk komoditas padi.

Rembug Tani dihadiri  oleh Penanggung Jawab (PJ) Upaya Khusus (Upsus) DIY, Kapusdik Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Peetanian Kementerian Pertanian yang diwakili Vitri Aryanti, SP.MM didampingi Drs. Gunawan Yulianto,MM mewakili  Polbangtan YoMa. Selain itu, Kepala BPTP Yogyakarta, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan  Kabupaten Sleman Komandan Koramil Kecamatan Moyudan, Kapolsek Kecamatan Moyudan, Koordinator Kelompok Pengelola Air Irigasi, Camat dan Segenap Kepala Desa Kecamatan Moyudan, Kelompok Tani dan Gapoktan serta PPL Balai Penyuluhan Pertanian.

“Masyarakat petani Kecamatan Moyudan, siap mendukung   pemerintah. Terlebih ini untuk peningkatan kualitas hidup warga desa,” ungkap Drs H. Duljiman lurah Sumberagung

Rembug tani merupakan rangkaian kegiatan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), yang dilaksanakan secara parsial di kecamatan-kecamatan melibatkan para petani langsung. Luas lahan di desa Sumberagung, ada 252 ha telah  tercapai 171 ha. Sedangkan tanah yang bero atau dibiarkan untuk kembalikan kesuburan sekitar 50 hektaran,  karena berbagai kendala.

“LTT bukan sebagai beban, namun menjadi kegiatan bersama yang tentu saja masyarakat tani yang akan merasakan efeknya dengan keberhasilan upaya khusus percepatan LTT padi. Dan sudah terbukti selama ini bantuan bibit, alsintan dan irigasi meningkatkan kesejahteraan petani Moyudan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sleman

Berdasar pengalaman, musim tanam  cenderung saling menunggu, maka dirembug dan disepakati agar  petani siap mengawali musim tanam serempak, dan panen sesuai waktu. Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman didukung Kementerian Petanian melalui PJ Upsus Pusdik BPSDMP, Polbangtan YoMa  dan BPTP Yogyakarta, senantiasa memerikan solusi atas kendala-kendala yang ada di tingkat petani.

Disepakati, mulai  3~ 21 maret 2019 dilakukan gropyokan tikus dan perbaikan saluran Irigasi, sehingga masyarakat petani bisa segera melakukan olah tanah dan persemaian. (*)

BERITA REKOMENDASI