Polda DIY ‘Backup’ Kasus Tewasnya Penjual Soto di Tikungan Irung Petruk

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Polda DIY turun tangan membackup pengungkapan perkara pembunuhan sadis yang menimpa Sugiyanto (53). Sejumlah saksi sudah diperiksa untuk mengungkap kasus yang menimpa warga Ngawu, Playen, Gunungkidul itu. Keterlibatan masyarakat dengan memberikan informasi sekecil apapun kepada polisi, juga diharapkan mampu membuat kasus itu menemui titik terang.

“Kami selalu membuka diri, jika ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus itu, segera menghubungi kepolisian. Bisa melapor ke Polsek Patuk, Polres Gunungkidul atau langsung datang ke Polda DIY. Identitas pemberi informasi tentu akan kami rahasiakan,” ucap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK dikonfirmasi, Kamis (12/11).

Meskipun belum memastikan penyebab kematian korban karena menunggu hasil otopsi RS Bhayangkara, namun Kombes Yuliyanto memastikan terdapat sejumlah luka di tubuh penjual soto itu. Yaitu di lengan kanan dan kiri, di bagian dada dan dagu yang sebagian besar mengalami luka terbuka. “Sampai saat ini belum bisa dipastikan luka itu akibat benda tumpul atau benda tajam, tapi memang ada yg luka terbuka sepanjang 5 Centimeter” ucap Yuliyanto.

Kabid Humas menambahkan, dari keterangan keluarganya, korban biasa keluar dari rumah sekitar pukul 02.00 untuk bekerja di wilayah Kota Yogya. Sementara itu, korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Wonosari – Yogja, tepatnya di tikungan Irungpetruk, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11) sekitar pukul 03.00. Dari bahan keterangan itu, disimpulkan jika korban dihabisi antara pukul 02.00 hingga pukul 03.00.

BERITA REKOMENDASI