Polda DIY -Komunitas Gelorakan Tertib Lalu Lintas

SLEMAN, KRJOGJA.com – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di DIY, masih tinggi. Ironisnya, mayoritas korban laka lantas masih berstatus pelajar. Bahkan, pengendara motor di bawah umur paling banyak ditemukan selama kurun waktu Januari hingga Oktober 2019.

Data Ditlantas Polda DIY menyebutkan, selama kurun waktu 10 bulan tersebut, terdapat 15.279 pengemudi motor yang masih di bawah umur. "Dari banyaknya kasus kecelakaan yang kami tangani, mayoritas korbannya masih berstatus pelajar," ungkap Dirlantas Polda Kombes Pol Djati Utomo diwakilkan Wadirlantas AKBP Yugonarko SIK saat memberi sambutan dalam acara 'Glorifikasi Keselamatan Berlalu Lintas' kepada komunitas otomotif mobil dan motor Yogya di Sindu Kusuma Edupark, Selasa (17/12) malam.

Selain pengendara motor di bawah umur, pelanggaran paling banyak ditemukan adalah pemotor tidak menggunakan helm sebanyak 14.511 orang dan melawan arus sebanyak 10.738 orang.

Kasubdit Kamsel AKBP Tri Iriani mengatakan, kegiatan diisi dengan penyampaian materi dari Ditlantas Polda DIY dan jasa raharja. Kegiatan yang diikuti oleh 300 orang itu bertujuan agar komunitas otomotif mobil dan motor di Yogya memahami pentingnya keselamatan di jalan.  Selain itu membangun budaya tertib berlalu lintas sehingga dapat menurunkan angka dan menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan.(Ayu)

BERITA REKOMENDASI