Polda DIY Petakan Potensi Kerawanan Pilkada

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelaksanaan Pilkada, tinggal menunggu hitungan hari. Polda DIY dengan unsur terkait, siap mengamankan jalannya Pilkada yang berlangsung di tiga Kabupaten yakni Sleman, Bantul dan Gunungkidul.

Dalam upaya menjaga kamtibmas, Wakapolda DIY Brigjen Pol Slamet Santoso mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi. Segala bentuk kerawanan, juga telah diantisipasi kepolisian, baik dalam hal kamtibmas maupun potensi gangguan lainnya.

“Semua wilayah yang melaksanakan Pilkada mempunyai tingkat kerawanan masing-masing. Semua sudah kita antisipasi dan harapannya, seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan elemen lainnya ikut membantu kepolisian dalam upaya menjaga kamtibmas selama Pilkada,” ucap jenderal bintang satu yang pernah menjabat Kapolresta Yogya ini saat bakti sosial di Kalurahan Caturharjo, Sleman, Senin (30/11/2020).

Menurut Slamet, kerawanan tidak hanya dalam bentuk gangguan kamtibmas, namun juga dalam hal kerawanan bencana. Ia mencontohkan, ancaman erupsi Merapi, juga menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Sleman dalam upaya menjaga kamtibmas selama tahapan Pilkada.

Sedangkan dua kabupaten lainnya yakni Gunungkidul dan Bantul, juga mempunyai ancaman yang sama, yakni curah hujan yang tinggi serta dampak lainnya akibat Lanina. Dalam kesempatan ini, Slamet juga mengajak agar masyarakat menghindari provokasi, membuat atau menyebarkan berita hoaks yang berdampak terganggunya kamtibmas.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK menambahkan, dalam pengamanan Pilkada, Polda DIY menerjunkan 7.583 personel. Dengan rincian, Polres Sleman sebanyak 1.360 personel, Polres Bantul sebanyak 2.884 personel, Polres Gunungkidul menerjunkan 2.649 personel sedangkan Polda DIY sebanyak 690 personel. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI