Polda DIY Tetapkan Pembina IYA Sebagai Tersangka

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Polda DIY, Sabtu (22/2/2020) petang menetapkan seorang tersangka atas kasus laka susur sungai yang menyebabkan setidaknya saat ini delapan korban meninggal dunia dan dua lainnya hilang di Sungai Sempor Donokerto Turi Sleman. Pembina berinisial IYA yang juga guru olahraga dituduh lalai hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengungkap pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pembina pramuka SMPN 1 Turi juga beberapa saksi lain seperti pengelola wisata di Sempor dan Kwartir Pramuka kabupaten Sleman. Tak hanya itu, polisi juga telah melakukan gelar perkara di Mapolres Sleman hingga akhirnya menetapkan satu tersangka.

Dari hasil gelar perkara didapatkan fakta ada tujuh pembina yang ikut dalam kegiatan dimana satu berada di sekolah sementara lainnya ikut dalam agenda susur sungai. Dari enam pembina, empat diantaranya ikut turun, satu menunggu di finish sementara satu lainnya hanya mengantarkan lalu pulang lantaran ada keperluan tertentu.

“Status dari penyelidikan sudah meningkat ke penyidikan, tadi gelar perkara dipimpin langsung oleh Direskrimsus Kombes Pol Burkan Rudy Satria di Mapolres Sleman. Hasilnya ada satu saksi yang ditetapkan sebagai tersangka pria berinisial IYA,” ungkap Yuliyanto.

Polisi mengungkap adanya kemungkinan bertambahnya tersangka setelah melihat hasil gelar perkara. Hanya saja Yuliyanto masih belum bersedia membicarakan kemungkinan-kemungkinan tersebut, menunggu perkembangan penyidikan.

IYA sendiri disangkakan pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalalain yang menyebabkan orang lain meninggal dunia serta kelalaian yang menyebabkan orang lain luka-luka. Tersangka saat ini sudah berada di Mapolres Sleman untuk menjalani pemeriksaan serta memenuhi Berita Acara Pemeriksaan (BAP). (Fxh)

BERITA TERKAIT