Potensi Erupsi Masih Ada, Pemkab Sleman Belum Perbolehkan Pengungsi Pulang

SLEMAN, KRJOGJA.com – Plt Assek Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman Joko Supriyanto menegaskan, meski Gunung Merapi sudah di fase erupsi efusi, tetapi Pemkab Sleman belum memperbolehkan para pengungsi lereng merapi untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Apalagi Pemkab Sleman juga masih memberlakukan Pengatanan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) hingga tanggal 25 Januari 2021.

“Hingga tanggal 25 Januari 2021, pengungsi tetap di barak. Semua masih sambil menunggu instruksi Bupati,” tegas Joko didampingi Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida kepada media, Selasa (19/1/2021).

Hanik memaparkan, BPPTKG menyatakan bahwa Gunung Merapi sudah bererupsi sejak 4 Januari 2021. Aktivitas erupsi tersebut berupa guguran lava pijar dan awan panas sejauh maksimal 1.800 m yang disebut dengan erupsi efusi. “Sampai dengan saat ini terjadi 10 kali awan panas yaitu pada tanggal 7 (4 kali) , 9, 13, 16 (2 kali), 18, dan 19 Januari 2021, dominasi luncuran sekitar 500 m,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI