Produksi Ayam Mulai Bergairah

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Harga daging ayam diprediksi akan kembali normal setelah 30 hari. Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman terus menyemangati para peternak ayam untuk terus berproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Heru Saptono, saat ini produksi ayam di tingkat peternak sudah mulai menggeliat. Terbukti hasil chick in pengiriman Day Old Child (DOC) dari inti ke peternak selaku plasma sebanyak 243.500 ekor.

”Penyebab naiknya harga ayam kemarin adalah permintaan daging ayam potong pertengahan puasa sampai dengan Lebaran juga mengalami peningkatan. Di samping itu penyebab lainnya adalah pengisian DOC mengalami sedikit kevakuman setelah beberapa waktu sebelumnya pada awal pandemi Covid19 harga daging ayam sempat jatuh,” ungkap Heru Saptono.

Heru menerangkan, permintaan daging ayam sebelum dan setelah Lebaran kemarin cukup tinggi. Belum lagi jika normal baru diberlakukan, para mahasiswa akan datang lagi ke DIY. Sehingga permintaan daging ayam akan lebih tinggi lagi seperti sebelum pandemi Covid-19.

”Apalagi menjelang Idul Adha permintaan daging ayam juga meningkat. Jika para peternak sudah start, mereka pasti bisa mencukupi kebutuhan pasar,” ujarnya.

Heru menambahkan, hampir 90 persen, struktur peternak ayam di Sleman model inti plasma dan sisanya peternak mandiri. Sejauh ini peternak ayam tersebar di beberapa wilayah. (Aha)

BERITA REKOMENDASI