Proyek Tol Yogya – Bawen, Warga Sanggrahan Ingin Pindah di Area yang Sama

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bagi warga terdampak pembangunan jalan tol baik Yogya-Solo maupun Yogya-Bawen, ada nilai historis yang membuat mereka berat saat merelakan tanah dan rumah mereka. Sebagian warga meminta dipindahkan ke lokasi yang sama dengan warga lainnya. Hal ini dengan pertimbangan agar mudah beradaptasi jika harus pindah dari rumah mereka.

Warga RT 04 Sanggrahan Tirtoadi Mlati Sleman Suryana mengaku datang dalam konsultasi publik di Balai Desa Tirtoadi untuk menyerahkan dokumen dan menandatangani kerelaan lahannya digunakan untuk pembangunan jalan tol Yogya-Bawen. Pekarangan yang terdampak jalan tol seluas 399 meter persegi. Sebagai warga yang lahir dan besar di Sanggrahan, ia merasa berat jika harus pindah dari rumahnya.

“Rumah sudah ditinggali sejak orangtua saya. Jadi berat, tapi kami semua sudah tanda tangan, harus penuh iklhas demi kepentingan negara. Khan tidak hanya saya yang mengalami hal seperti ini. Kalau bisa rumah saya dijunjung (diangkat) ke lahan persawahan milik saya,” ungkap Suryana, Selasa (29/9/2020) malam.

BERITA REKOMENDASI