PSBB Jawa Bali, Pemkab Sleman Pilih Terapkan WFH 50 Persen

SLEMAN, KRJOGJA.com – Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 11-25 Januari mendatang untuk Jawa-Bali yang dicanangkan pemerintah pusat diharapkan bisa menekan kasus Covid-19. Apalagi saat ini wilayah Sleman sudah masuk kriteria untuk dilakukan pembatasan secara ketat.

Sekretaris Daerah (Sekda ) Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, dari rapat koordinasi yang telah dilakukan, kuota pegawai yang akan bekerja di kantor atau work from home (Wfh) hanyalah 50 persen. Hal ini menyesuaikan kondisi di daerah di mana Pemkab Sleman saat ini memiliki jumlah pegawai yang sangat terbatas.

“Jika nantinya hanya mengerahkan 25 persen pegawai yang ada di kantor, dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan publik,” tuturnya di Sleman, Kamis (7/1/2020).

Menurut Harda, dalam hal pelayanan publik, pihaknya benar-benar membutuhkan orang-orang untuk melayani. “Kami banyak yang pensiun, sehingga formasi tidak lengkap,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI