Puluhan Tahun Menanti, Mbah Harman Baru Dikaruniai Momongan di Usia Senja

RAUT bahagia terpancar dari wajah Suharman dan istrinya, Paryati, yang tinggal di Dusun Grogol Wetan, Sumberharjo Prambanan Sleman. Di usianya yang tak lagi muda, pasutri itu dikaruniai seorang anak laki-laki yang lahir secara normal di RSUD Prambanan, dua bulan lalu tepatnya 24 Juni 2020. Saat ini, Suharman berusia 75 tahun, sedangkan istrinya 44 tahun. Puluhan tahun menginginkan kehadiran seorang anak, doa Suharman atau oleh warga sering dipanggil Mbah Harman ini, akhirnya terkabul.

Kini ia punya seorang anak yang diberi nama Herlambang Prastowo. Nama itu sekaligus doa, dengan harapan dengan lahirnya sang bayi, pandemi Covid-19 di dunia ini segera berlalu. “Dengan istri pertama, saya menikah hingga 15 tahun usia pernikahan, namun tidak dikaruniai anak, kemudian kami cerai. Sedangkan istri kedua, sudah 10 tahun menikah bahkan hingga istri saya meninggal juga belum dikaruniai anak. Paryati ini istri ketiga saya dan Alhamdulillah setelah setahun menikah, kami diberikan momongan seorang bayi laki-laki,” ungkap Mbah Harman saat ditemui KR di rumahnya, Kamis (27/8).

Mbah Harman pun selalu berusaha dan berdoa agar diberikan generasi penerus. Tiap hari, Mbah Harman membaca Salawat Nabi minimal 1.500 kali sambil bermunajat agar diberikan momongan. Mbah Harman yang kerja serabutan itu pun senang, saat mengetahui istrinya hamil. Hidup dengan ekonomi pas-pasan, menjadikan Mbah Harman kebingungan saat mengetahui biaya bersalin istrinya hingga jutaan rupiah. “Waktu itu saya hanya punya uang Rp 300.000. Alhamdulillah Allah memberikan rejeki dan bisa membayar biaya persalinan dengan bantuan para relawan,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI