Racun Jenis C, Bagaimana Cara Kerja hingga Bisa Membunuh Manusia?

SLEMAN, KRJOGJA.com – Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan racun jenis C pada sampel bumbu sate lontong yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (9), warga Salakan Kalurahan Bangunharjo Sewok Bantul. Apa sebenarnya racun jenis C ini dan bagaimana cara kerja hingga mampu membunuh manusia?

Dr. Arief Nurrochmad, dari Lab Farmakologi dan Toksikologi, Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM memberikan penjelasan bawasanya racun jenus C ini diistilahkan pada sianida yang beberapa tahun silam sempat gempar karena kopi maut menewaskan sosok Mirna Salihin. Menurut dia, Racun jenis C ini lebih merujuk ke nama dengan struktur kimia mengandung (CN), bisa dalam bentuk siano (C≡N) yakni
Sinaida merupakan salah satu racun/zat kimia yang mengandung gugus siano (C≡N).

Arief menyebut, sebagian besar racun jenis C memang merujuk pada jenis Sianida (Cyandyde). “Sianida dapat berupa gas tidak berwarna, seperti hidrogen sianida (HCN), sianogen klorida (CNCl), bentuk kristal seperti natrium sianida (NaCN), atau kalium sianida (KCN). Kebanyakan orang tidak dapat mendeteksi bau sianida. Namun jika tercium atau dimasukkan dalam makanan/minuman, sianida terkadang dideskripsikan memiliki bau “almond pahit”. Banyak zat yang mengandung gugus sianida, namun tidak semuanya beracun,” ungkapnya melalui siaran pers tertulis, Jumat (30/4/2021).

BERITA REKOMENDASI