Raffi Ahmad hingga Atta Halilintar Punya Klub Bola, Begini Kata Menpora dan PSSI

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Beberapa selebritis tanah air kini berstatus sebagai pemilik klub sepakbola, sebut saja Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Gading Marten dan juga putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep. Fenomena tersebut menarik karena para artis seolah tak segan menanamkan miliaran Rupiah uangnya untuk membiayai klub sepakbola profesional Indonesia.

Raffi Ahmad kini berstatus pemilik Rans Cilegon FC, sementara Atta Halilintar membeli PSG Pati yang juga sama-sama berkompetisi di Liga 2. Beberapa artis lain dikabarkan juga sangat tertarik membeli klub sepakbola seperti Irwansyah, Baim Wong bahkan Judika pun sempat melontarkan ingin berkontribusi untuk PSMS.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menilai fenomena tersebut merupakan tren yang baik bagi sepakbola Indonesia. Menurut dia, masyarakat mulai percaya pada iklim sepakbola Indonesia dan bersedia berinvestasi dalam ekosistem tersebut.

“Saya kira ini pertanda semakin baiknya kepercayaan publik pada sepakbola Indonesia. Ini kita jaga dan kami minta pada federasi (PSSI) agar kepercayaan publik bisa dijaga. Kami bersama seluruh stakeholder juga akan menjaga, tugas kita menjaga,” terang Zainudin saat sesi jumpa pers di sela sosialisasi Inpres nomor 3 tahun 2019 di Royal Ambarrukmo, Jumat (11/06/2021).

Menjaga kepercayaan publik menurut Menpora sangat penting dilakukan agar ekosistem yang terbangun di sepakbola bisa berjalan dengan jangka yang lama dan semakin baik kedepan. Menpora mencontohkan, beberapa hal yang tak lagi boleh terjadi seperti perkelahian antar pemain, wasit yang memihak ataupun isu-isu pengaturan skor yang bisa dirasakan tapi sulit dibuktikan.

“Meski prestasi timnas kita belum seperti yang diharapkan, namun ketika industri sepakbola berjalan hari demi hari semakin baik maka publik akan merasa nyaman untuk memberikan dukungan. Mudah-mudahan juga melalui Inpres 3 tahun 2019 ini sinergi baik pemerintah dan federasi bisa memaksimalkan pembangunan sepakbola di Indonesia,” tandas dia.

Sementara, Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto menyatakan pihaknya memiliki komitmen sama dengan pemerintah untuk berupaya menjaga kepercayaan publik pada sepakbola Indonesia. PSSI menurut Iwan memiliki semangat yang sama menghidupkan ekosistem sepakbola yang baik di Indonesia dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

“Kami sepakat menjaga trust publik karena itu sangat penting. Ini menjadi misi PSSI yang juga sejalan dengan pemerintah. Ini mengapa pula kami sangat apresiasi Kemenpora menggelar acara sosialisasi menyerap masukan dari Askab/Asprov di daerah yang menjadi hulu pembinaan sepakbola,” ungkap Iwan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI