Raperda LP2B, Pemkab Sleman Siapkan 18.400 Ha

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemkab Sleman sekarang ini sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Dalam raperda itu, nantinya akan menetapkan sekitar 18.400 hektare (Ha) yang masuk program LP2B. Di samping itu raperda ini juga untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Kasubag Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Sleman, Hendra Adi SH MH, Senin (8/7), menjelaskan berdasarkan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) 2019, raperda LP2B menjadi agenda pembahasan tahun ini. Draf raperda LP2B sekarang ini masih dalam pembahasan secara intensif.

"Koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait, baik tingkat Sleman maupun Pemda. Harapan kami, raperda LP2B bisa dibahas tahun ini," jelas Hendra.

Tujuan pembentukan raperda ini untuk melindungi lahan pertanian produktif di Kabupaten Sleman. Nantinya Sleman akan menetapkan luas lahan pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

"Dengan keluasan itu, kegiatan alih fungsi lahan harus dibatasi dengan seleksif. Karena luasan itu menjadi komitmen bersama antara Pemkab Sleman dengan Pemda DIY," ujarnya.

Menurutnya, penyusunan raperda LP2B ini menjadi tantangan semua pihak, baik pemda, investor dan petani. Dimana, pemerintah mengarahan bagi pemda untuk memberi kemudahan investasi. Dalam prakteknya, investasi di daerah itu sangat berpengaruh pada alih fungsi lahan.

"Di sisi lain, pemda punya kewajiban menjaga LP2B. Makanya tantangan ini bagaimana investasi berkembang, namun lahan pertanian tetap terjaga. Sehingga perekonomian daerah stabil," ujarnya.

Untuk itu, perlu adanya kebijakan pemerintah mengenai insentif dan disinsentif bagi petani maupun investor. Dengan harapan, petani tidak dirugikan dan tidak mudah mengalihfungsikan lahan pertaniannya. "Sementara bagi investor harus lebih kreatif dalam mengembangkan investasinya tanpa harus melakukan alif fungsi lahan," pungkasnya.

Terpisah Kabid Tanaman Pangan Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman Rofiq Andrianto membenarkan rencana 18.400 ha yang akan masuk dalam program LP2B di Kabupaten Sleman. Lahan tersebut akan tersebar di seluruh Kabupaten Sleman.

"Nanti hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Sleman ada. Untuk luasannya, saat ini sudah tercukupi," tutur Roriq. (Sni)

BERITA REKOMENDASI