Realisasi Belanja Negara di DIY Capai Rp 9,59 Triliun

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Realisasi belanja negara di wilayah DIY telah mencapai Rp 9,59 triliun atau 51,63 persen sampai dengan Semester I 2020. Realisasi tersebut meliputi realisasi belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 3,77 triliun dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 5,82 triliun. Prioritas belanja di wilayah DIY lebih mengarah ke sektor kesehatan, bantuan sosial dan pemulihan ekonomi karena adanya pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan DIY Heru Pudyo Nugroho menyampaikan dinamika pelaksanaan APBN di DIY semester I 2020 sangat dipengaruhi dinamika kebijakan pemerintah dalam merespon dampak pandemi Covid-19. Sebagai instrumen fiskal, pemerintah telah sangat responsif memfungsingkan APBN TA 2020 sebagai alat counter cyclical terhadap kinerja perekonomian yang terpukul sebagai akibat pandemi Covid-19 dengan kebijakan refocusing dan realokasi anggaran.

“Realisasi pendapatan negara di DIY telah mencapai Rp 3,36 triliun sampai semester I 2020 atau meningkat 2,396 dibandingkan pada triwulan II 2019. Kinerja penyerapan belanja pemerintah pusat telah mencapai 38,39 persen atau Rp 3,77 triliun dari pagu sebesar Rp9,81 triliun meliputi realisasi belanja pegawai Rp2,15 triliun atau 45,77 persen, belanja barang Rp1,25 triliun atau 33,92 persen, belanja modal Rp 359,09 miliar atau 25,40 persen dan belanja bantuan sosial Rp5,87 miliar atau 41,72 persen,” tutur Heru di kantornya, Jumat (24/7).

Heru menuturkan besarnya penyerapan realisasi belanja bantuan sosial menunjukkan upaya pemerintah dalam melaksanakan program-program jaring pengaman sosial dalam rangka melindungi masyarakat miskin dan rentan dari risiko sosial ekonomi. Sementara itu realisasi belanja pegawai dan belanja barang di DIY mengalami kontraksi sejalan dengan upaya Pemerintah untuk melakukan refocusing dan efisiensi belanja yang tidak terkait langsung dengan penanganan pandemi Covid-19 hingga Juni 2020.

DIY

BERITA REKOMENDASI