Rencana Rombak OPD Terus Dikaji

SLEMAN (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman masih terus melakukan pengkajian terhadap wacana perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Persiapan harus dilakukan, karena menyangkut penataan tugas hingga dukungan sarana prasaran termasuk pegawai.

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Sleman Susmiato mengatakan hal itu saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/8/2016). Adanya moratorium PNS oleh pemerintah pusat juga cukup menjadi kendala. Pasalnya, Pemkab Sleman sendiri saat ini kekurangan ribuan PNS.

"Merubah sebuah SKPD itu tidak sederhana. Karena menyangkut penataan tugas. Kita juga harus pastikan apakah sarpranya. Jangan sampai setelah kami susun pegawai dan tugasnya. Ternyata justru kebingungan cari kantor," katanya.

Saat ini, Bagian Organisasi juga telah memetakan urusan yang termasuk wajib atau pilihan. Karena setidaknya Pemkab Sleman terdapat 32 urusan. Tentunya tidak mungkin jika semuanya diwadahi dalam satu dinas.

Dicontohkan Susmiato. Untuk urusan kesehatan, mungkin bisa dalam satu dinas. Karena memang bisa fokus dalam satu bidang, yakni kesehatan. Saat ini di Pemkab Sleman memiliki bidang kehutanan. Dimana secara tupoksi tugasnya mengurusi pengelolaan taman hutan rakyat.

"Padahal di Sleman tidak ada. Lalu Sumber Daya Alam, Energi dan Mineral. Sleman tidak ada panas bumi. Jadi yang seperti itu. Kita ingin benar-benar memastikan. Perombakan ini bisa efektif dan efisien. Ditengah keterbatasan jumlah pegawai," ujarnya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI