Resahkan Mahasiswa, Ini Tampang Pencuri Kos-kosan yang Dibekuk Petugas

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN,KRJOGJA.com – Sepak terjang KS (50) warga Karanganyar, Jawa Tengah akhirnya terhenti. Pencuri spesialis kos-kosan dan rumah kosong ini berhasil dibekuk petugas Reskrim Polsek Depok Barat, Sleman.

KS telah belasan kali beraksi di Sleman. Terakhir, pria berstatus residivisi kasus yang sama ini menyatroni kos milik Fada Devanto (21) yang berada di daerah Pulodadi, Caturtunggal Kecamatan Depok, Sleman. Pelaku menggondol dua laptop dan tiga ponsel.

"Pelaku merupakan pencuri spesialis kos-kosan," kata Kapolsek Depok Barat AKP Munhamir, didampingi Panit Reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ, kepada wartawan. Jumat (20/09/19).

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Jum'at (05/07/19) siang. Saat kejadian korban sedang menunaikan salat Jumat. Seusai salat, korban kaget karena mendapati jendela kamar kosnya sudah dalam keadaan terbuka. Korban lalu Saat mengecek ke dalam kamar kosnya. Dan didapati barang-barang berharga korban sudah hilang digasak maling.

"Korban masuk kamar kos dengan mencongkel jendela menggunakan obeng. Karena kaca jendela juga pecah bekas terkena congkelan," ucapnya.

Setelah peristiwa tersebut, korban langsung melaporkan kasus pencurian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Depok Barat. Dan selanjutnya dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di Klaten, Jawa Tengah.

Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti satu handpone dan dua obeng yang digunakan beraksi. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga Rp 19 juta.

"Dari hasil intogasi yang dilakukan dua laptop dan dua handpone telah di jual terhadap seseorang berinisial C warga Surakarta," ujar Panit Reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ.

"Dua handpone di jual Rp 600 ribu, sedangkan dua laptop di jual Rp 2,5 juta. Satu handpone masih digunakan oleh pelaku," imbuhnya.

Lebih lanjut, selain mencuri di rumah kos Fada (korban), pelaku juga telah beraksi di belasan rumah kos daerah Sleman. Setiap kali beraksi, pelaku datang dari Karanganyar seorang diri saat akan melakukan aksinya.

"Pelaku datang ke Yogya sendirian dengan sepeda motor saat akan beraksi. Diduga pelaku ini sudah lebih satu kali melakukan aksinya," tuturnya.

Sementara itu pelaku KS mengaku nekat mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, karena butuh biaya untuk berobat. Pelaku mengidap penyakit batu ginjal.

Atas perbuatanya. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara. (Ive).

 

 

 

BERITA REKOMENDASI