Revitalisasi Pasar Godean Butuhkan Anggaran Rp 70 M

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pasar Godean rencananya tahun depan dilakukan revitalisasi karena dianggap sudah tidak representatif dan usia bangunan sudah lama. Tahun ini sedang dilakukan pra desain, desain hingga Detail Engineering Design (DED). Diperkirakan pembangunan revitalisasi Pasar Godean dibutuhkan anggaran sekitar Rp 70 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih didampingi Sekretaris Disperindag Haris Martapa menjelaskan, Pasar Godean ini sudah selayaknya dilakukan revitalisasi karena bangunan sudah tua dan terlalu sempit. Untuk itu pihaknya merencanakan tahun 2021 dilakukan revitalisasi.

“Pasar ini kurang representatif. Sementara tidak mungkin juga diperlebar karena keterbatasan lahan. Salah satu solusinya ya revitalisasi,” jelasnya.

Rencana revitalisasi ini sudah dikomunikasikan dengan Paguyuban Pedagang Pasar Godean. “Dalam revitalisasi ini, kami akan libatkan paguyuban, termasuk soal desain. Rencananya Pasar Godean kami buat bangunan bertingkat karena tidak mungkin diperlebar,” katanya.

Dalam pembangunan revitalisasi ini, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 70 miliar. Disperindag minta dukungan dari Komisi B DPRD Kabupaten Sleman supaya anggaran itu bisa terealisasi.

“Kalau nanti penghitungan sudah jadi, nanti kami akan ajukan anggaran. Kami berharap Komisi B selaku mitra Disperindag bisa mengawal,” pinta Mae.

Sedangkan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sleman Nurhidayat menegaskan, akan mendukung penuh semua revitalisasi pasar tradisional, tidak hanya di Pasar Godean saja. “Pasar itu merupakan pusat ekonomi kerakyatan. Kami ingin kesan kumuh dan becek di pasar tradisional harus dihilangkan. Langkah konkritnya ya direvitalisasi. Makanya kami mendukung jika Pasar Godean ini akan direvitalisasi karena ini merupakan pasar percontohan di Sleman,” ujarnya.

Dengan pasar tradisional yang bersih, diharapkan masyarakat lebih nyaman berbelanja di pasar. Sehingga kesejahteraan pelaku UMKM, khususnya pedagang pasar bisa meningkat.

“Kami mendorong pasar tradisional ini mampu bersaing dengan toko modern. Tentunya ini akan berdampak bagi ekonomi masyarakat kecil,” tambah Nurhidayat. (Sni)

BERITA REKOMENDASI