RSPAU Hardjolukito Terima Sertifikasi Layani Vaknisnasi Internasional

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr S Hardjolukito menerima sertifikasi pelayanan vaksin internasional dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) DIY. Dengan penerimaan sertifikasi tersebut, RSPAU dr S Hardjolukito dapat melayani vaksinasi internasional bagi calon jamaah haji maupun umroh serta masyarakat yang akan keluar negeri.

Kepala RSPAU dr S Hardjolukito Marsekal Pertama TNI dr Djunadi MS Sp KP menjelaskan, selama ini RSPAU dr S Hardjolukito telah ditunjuk Dinas Kesehatan DIY untuk melaksanakan medical check up bagi calon jamaah haji plus. Namun pihaknya belum dapat melaksanakan vaksinasi bagi calon jamaah haji maupun umroh.

"Dengan menerimanya sertifikasi dari KKP DIY, kami bisa melayani vakninasi bagi calon jamaah haji maupun umroh. Selain itu kami juga sudah siapkan klinik vaksin internasional," jelas Djunadi, Rabu (29/01/2020).

Dengan adanya klini tersebut, harapannya bisa membantu KKP DIY dalam melayani vaksinasi internasional. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat saat melakukan medical check up bisa sekaligus vaksinasi di RSPAU dr S Hardjolukito.
"Jadi nanti kami 'one stop service'. Masyarakat yang akan medical check up juga bisa mendapatkan vaksinasi internasional," terangnya.

Kepala KKP DIY Agus Syah SKM mengatakan, RSPAU dr S Hardjolukito sudah layak melayani vaksinasi internasional. Mengingat sudah didukung dengan dokter yang bersertifikasi maupun peralatan yang telah dipersiapkan. "RSPAU dr S Hardjolukito bisa menjadi referensi bagi biro travel haji dan umroh yang akan melaksanakan vaksinasi internasional," ucap Agus.

Sedangkan Penangjawab Klinik Vaksin Internasional RSPAU dr S Hardjolukito dr Dedy Afandi CN MSc SpA menambahkan, poliklinik vaksin internasional ini dilengkapi dengan  tenaga medis yang telah bersertifikasi. Kemudian masyarakat yang akan ke layanan poliklinik vaksinasi akan disediakan loket khusus. "Jadi nanti pasien tidak perlu antri dilayanan umum. Tapi pasien bisa langsung masuk ke klinik vaksinasi," terangnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI