Rumah Nuning 3 Kali Tertimpa Pohon

SLEMAN, KRJOGJA.com – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Minggu (28/1/2018). Beberapa pohon juga terpantau menimpa rumah warga.

Seperti yang terpantau di Dusun Ngemplak Desa Caturharjo Kecamatan Sleman, Senin (29/1/2018). Talang milik Nuning Dwi Astuti (39) pecah karena tertimpa pohon Sengon milik tetangganya. Tertimpa pohon tumbang ternyata bukan yang pertama kali Nuning alami. Kejadian kemarin merupakan yang ketiga kalinya. Dua kejadian sebelumnya ibu tiga anak ini masih bisa bersabar.

“Ini sudah ketiga kalinya. Saya akan minta ganti rugi. Karena sepertinya tidak ada ikhtikad baik dari pemilik lahan untuk mengurangi atau setidaknya memangkas dahan dari pohon Sengon miliknya. Sudah saya sampaikan langsung dan dia bilang bersedia ganti rugi,” katanya saat ditemui KRJOGJA.com di kediamannya.

Saat kejadian dia sedang berada didalam rumah dengan ketiga anaknya dan sudah bersiap untuk tidur. Karena saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Tiba-tiba dia mendengar suara gemuruh. Semula dia merasa ada gempa, sehingga lalu keluar rumah.

“Saya kira tidak ada yang rusak. Saat saya cek lantai atas, ternyata talangnya sudah pecah. Air hujan juga sudah sampai balkon. Dua asbes juga berlubang. Saat itu juga saya sudah tidak bisa tinggal diam karena ini sudah yang ketiga kalinya,” ujarnya.

Dua kejadian serupa terjadi tahun lalu. Pertama pohonnya mengenai mobil. Padahal disaat yang bersamaan anak saya sedang bermain sepeda di dekatnya. Kedua kena asbes. “Sampai belakang rumah itu banyak sekali pohon yang sudah tinggi. Dia tadi janji akan mengurangi pohon yang sudah tinggi. Tinggal dilihat saja,” katanya.

Berdasarkan pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman dampak dari angin kencang terpantau di lima kecamatan. Selain di Kecamatan Sleman, juga ada di Kecamatan Tempel. Sebuah pohon berdiamater 30 sentimeter di Dusun Kadirojo Desa Margorejo Tempel pohon mengganggu akses jalan dan menimpa jaringan listrik.

Di Kecamatan Kalasan setidaknya terpantau di tiga lokasi. Setidaknya 15 asbes dan empat lembar eternit rumah Gani (86) warga Perum Purwomartani Baru Blok 2, pecah. Saat ini sudah ditutup menggunakan dua lembar terpal. Sebuah Pohon Ketepeng berdiameter 20 sentimeter sempat menutup jalan di Padukuhan Bromonilan. Terakhir di Padukuhan Kaliwaru Desa Selomartani, empat lembar asbes milik Sigit Nurhuda juga rusak.

Di Kecamatan Cangkringan, pohon Sengon berdiameter 70 sentimeter dan sebuah pohon kelapa di Dusun Jaranan Desa Argomulyo sempat menganggu akses jalan dan menimpa jaringan listrik.

Di Kecamatan Ngemplak dampak angin kencang terpantau di tiga lokasi. Di Dusun Rogobangsan Desa Bimomartani sebuah Pohon Randu berdiameter 25 sentimeter milik Ndoko menimpa dan memutus jaringan listrik. Masih di desa yang sama, sebuah Pohon Melinjo berdiameter 25 sentimeter milik Sastro Sugio juga menimpa dan memutus jaringan PLN. Terakhir di Desa Dusun Sawahan Desa Wedomartani sebuah pohon Bendo juga tumbang dan menganggu akses jalan.(Awh)

BERITA REKOMENDASI