Sakit Hati, Curi Motor Pelanggan Jasa Service

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Mengaku sakit hati, EK (43) warga Bekasi mencuri sepeda motor milik Nunu (46). Motor jenis matik milik warga Ngaglik Sleman itu, kemudian dibawa oleh pelaku ke Bekasi.

Belum sempat dijual, motor curian itu akhirnya disita oleh petugas Unit Reskrim Polsek Ngaglik seiring ditangkapnya pelaku. Kapolsek Ngaglik Kompol Tri Adie didampingi Kanit Reskrim AKP Budi Karyanto menjelaskan, sebelum kejadian, tersangka datang ke rumah korban, Jumat (26/3) sekitar pukul 12.00. “Pelaku merupakan teknisi mesin cuci, yang datang sendiri ke rumah korban untuk membetulkan mesin cuci,” ungkap Kapolsek dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Saat kejadian, di rumah korban ada dua anaknya dan seorang asisten rumah tangga. Tidak berapa lama kemudian, pelaku mengatakan ingin meminjam motor Vario yang kunci dan helm masih di kendaraan. “Penghuni rumah belum sempat membolehkan, namun pelaku langsung membawa motor itu pergi. Saat itu juga sempat dilakukan pengejaran, namun tidak membuahkan hasil,” tambah AKP Budi Karyanto.

Merasa tidak pernah memberikan izin membawa motornya, korban kemudian mendatangi Polsek Ngaglik untuk melaporkan pelaku. Kanit menyebut, keberadaan pelaku berhasil diketahui dan akhirnya dilakukan penangkapan saat di Bekasi. Hasil penyidikan, EK yang sudah berstatus tersangka dan ditahan itu mengaku nekat mengambil motor lantaran sakit hati.

“Pelaku mengaku sering dikata-katai tidak enak oleh korban, sehingga sakit hati kemudian timbul hasrat mencuri. Perbuatan pelaku jelas dilarang dan ia kami kenakan Pasal 362 KUHP,” pungkas Kanit. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI