Salon ‘Plus-plus’ di Gito-Gati Disegel Petugas, Tutup Selamanya!

SLEMAN (KRjogja.com) – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman bersama Kepolisian, TNI dan aparat pemerintahan Kecamatan Ngaglik Jumat (16/12/2016) menyegel salon dan spa 'plus-plus' di ruko kawasan Jalan Gito-Gati. Tak kurang 6 salon secara resmi ditutup dan tak akan bisa lagi digunakan untuk praktek prostitusi terselubung.

Kasi Penegakan Peraturan Daerah Satuan Pamong Praja Sleman, Rusdi Rais mengatakan penutupan dan penyegelan merupakan upaya untuk menutup selamanya salon-salon yang juga tak berijin ini. Menurut dia, berbagai upaya sebelumnya sudah dilakukan mulai dari peringatan pertama hingga ketiga.

"Salon-salon ini tidak akan lagi bisa buka di sini selama-lamanya karena sudah cukup kami memberi peringatan mulai satu hingga tiga dan sudah dilakukan sidang pengadilan juga. Sudah ada kasus satu meninggal dunia dan ditemukan pasangan mesum di salah satu salon, kami segel agar tak lagi bisa digunakan," tegasnya.

Satpol PP sebelumnya telah memberikan tenggat waktu hingga hari ini 15 Desember 2016 pada para pemilik untuk melakukan penutupan mandiri. "Tampaknya mereka sudah menutup sendiri sebelum tanggal 15 ini dan kami tetap lakukan penyegelan di tenggat waktu terakhir, tidak akan lagi bisa buka di sini karena ini tanah kas desa pasti ijinnya tak bisa turun dari Gubernur," imbuhnya.

Kanit Sabhara Polsek Ngaglik AKP Suradal Riyanto menambahkan pihaknya telah beberapa kali mengenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring) pada pemilik salon-salon tersebut. Namun menurut dia, para pemilik kembali melakukan kegiatan serupa hingga beberapa kali.

"Penyewa salon ini berani bayar sewa lebih tinggi, namun dampaknya usaha lain tidak laku karena takut. Kami menilai tindakan penertiban ini tepat untuk menciptakan kondisi Ngaglik yang bebas prostitusi terselubung," ungkapnya.

Dalam penertiban tersebut, petugas tampak mencopot spanduk-spanduk salon dengan berbagai nama. Beberapa lokasi yang digunakan untuk kegiatan serupa di Kabupaten Sleman juga segera ditertibkan oleh Satpol PP. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI