Sapi Kurban Mengamuk, Jagal dan 5 Motor Jadi Korban

SLEMAN – (KRjogja.com) – Teriakan ibu-ibu dan anak-anak riuh di tengah perayaan kurban di Dusun Jamblangan, Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Sleman. Belasan bapak dan pemuda mengejar dan dikejar seekor sapi jenis Brahman warna putih seberat kurang lebih 8 kuintal yang mengamuk.

Awalnya sapi kabur dari area penyembelihan karena kaget ada sapi yang megamuk. Kemudian warga berhasil mengamankannya di tempat terpisah dari sapi yang lain agar lebih tenang.

Namun sapi mengamuk lagi saat dijemput oleh beberapa warga untuk disembelih. Sarmidi (65) sang jagal setempat turut menarik tali sapi, lalu ia terbanting hebat sehingga mendapat luka di wajahnya dan berdarah-darah.

Sapi berlari ke kebun pisang dan halaman rumah warga, menabrak apapun yang ada di depannya. Termasuk motor-motor warga yang sedang diparkir. Akibatnya 5 motor rusak dengan keadaan lampu pecah, stang bengkok parah, dan lain-lain.

 “Ya begitu kalau sapinya sudah stress, apalagi tempat menyimpan sapi dan dombanya jadi satu dengan tempat penyembelihan,” ungkap Meta Nuci Ferawati (47), warga Jamblangan yang halaman rumahnya turut  menjadi area mengamuknya si sapi.

Lulusan Fakultas Peternakan UGM ini menjelaskan, hewan kurban seharusnya ditempatkan agak jauh dari spot penyembelihan, menghindari stress melihat kawannya disembelih. Selain itu sebaiknya diinapkan semalam, diberi makan, bahkan kalau sempat dimandikan dulu agar aliran darahnya baik. Bukan  langsung didatangkan di pagi hari dan langsung disembelih. Warga juga hedaknya tidak berkerumun terlalu dekat.

Butuh kurang lebih 40 menit untuk menangkap dan menjinakkan sapi tersebut hingga akhirnya bisa disembelih. (MG-5)

BERITA REKOMENDASI