Sardjito ‘Lockdown’ karena Banyak Nakes Positif Corona, Begini Jawaban Rumah Sakit

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Beredar kabar aplikasi pesan WhatsApp yang menyebutkan banyak paramedis RSUP Dr Sardjito positif Covid-19 yang membuat banyak fasilitas ditutup. Kabar tersebut menyebar dengan cepat yang membuat masyarakat menjadi resah.

Dalam pesan berantai disebutkan adanya klaster penyebaran dari Anestesi, Obstetri dan Radiologi. Beberapa paviliun pun terpaksa ditutup seperti Amarta, Gedung Administrasi Pusat dan juga bagian bedah tulang disetop sementara operasinya.

Menyikapi beredarnya kabar tersebut, pihak rumah sakit melalui Kepala Bagian Hukormas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan membantah kabar tersebut. Banu menyebut layanan di rumah sakit masih berjalan seperti biasanya dan tak ada penutupan di lokasi-lokasi yang disebutkan dalam pesan berantai.

“Layanan RSUP Dr Sardjito tetap berjalan seperti biasanya. Tidak ada penutupan Pav Amarta, Gedung Administrasi Pusat, maupun ruangan lainnya. Kami tetap melayani masyarakat secara penuh,” ungkap Banu, Sabtu (21/11/2020).

Meski demikian, Banu tak menampik adanya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Hanya saja, pihaknya sudah melakukan tracing secara serentak dan sistematis sehingga penyebaran bisa dikendalikan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas RSUP Dr Sardjito untuk mematuhi segala protokol kesehatan yang kami tetapkan. Salah satunya pasien tidak diperkenankan di besuk dan juga masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun berada,” tandas Banu. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI