Sardjito Rawat Satu Mahasiswa Jepang Diduga Corona

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – RSUP dr Sardjito Yogyakarta kini tengah merawat seorang mahasiswa asal Jepang dengan status dalam pengawasan. Mahasiswa tersebut kini berada di ruang isolasi untuk terus dipantau kondisi kesehatannya.

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama (Dirut) RSUP dr Sardjito Yogyakarta, dr Rukmono Siswishanto SpObs (K) mengatakan, selain mahasiswa Jepang tersebut masih ada seorang pasien WNI yang juga berstatus dalam pengawasan. Pasien tersebut diketahui usai melaksanakan umroh dan dirujuk dari RS Jogja.

“Ada dua pasien yang sekarang ini dalam status pengawasan, artinya dia harus dipondokkan di rumah sakit. Satu pasien lanjut usia pulang umroh merupakan WNI, yang kedua dari Jepang,” kata Rukmono Siswishanto saat menerima kunjungan Anggota Komisi VI DPR RI Subardi dan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Gedung Administrasi Pusat RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Rabu (04/03/2020).

Warga Jepang yang saat ini dalam pemantauan tersebut merupakan mahasiswa yang mengikuti program kerjasama akademik antara kampusnya dengan sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di Yogya. Sebelumnya ada beberapa mahasiswa Jepang yang menjalani pemeriksaan namun hasilnya negatif terjangkit Virus Corona.

“Beberapa sudah pulang, tapi ada satu pasien yang masih dalam pangawasan. Hari ini kita ambil sampel, saat ini sedang dirawat di ruang pengawasan (untuk) kita isolasi,” jelasnya.

Rukmono Siswishanto menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus positif Virus Corona di Yogya. Jadi ia meminta kepada masyarakat untuk tenang dan tetap menjaga kesehatan tubuh agar tak mudah terserang penyakit.

“Bahwa itu nanti (misalnya) ada (Virus Corona), itu sudah ada sistem, perangkat, jejaringnya. Dengan hal yang kita punyai tidak perlu menimbulkan kepanikan yang tidak diperlukan,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI