Satu-Satunya di Pilkada Gunungkidul, Perempuan Ini Ingin Naikkan Derajat Ibu-ibu

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sosok Martanty Soenar Dewi menjadi satu-satunya perempuan yang wajahnya terpampang dalam spanduk digital debat publik calon pemimpin Gunungkidul yang dilaksanakan di kantor TVRI Yogyakarta, Selasa (26/10/2020) malam. Namun, wanita yang berpasangan dengan petahana Immawan Wahyudi ini tampak begitu percaya diri menyambut kontestasi pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Martanty hadir di studio TVRI mengenakan kebaya biru dan jilbab coklat emas, ia duduk tenang menyaksikan para calon bupati termasuk pasangannya, Immawan beradu gagasan di dalam debat putaran pertama. Martanty merupakan trah Bupati Pertama Gunungkidul Tumenggung Pontjodirjo yang memimpin pada tahun 1831.

Ikut dalam agenda politik terbesar di Kota Gaplek, Martanty ternyata tidak datang dengan isi kepala kosong. Kepada wartawan setelah debat usai, ia mengaku ingin mewakili suara perempuan Gunungkidul yang presentasenya mencapai 51,4 persen dari total warga Gunungkidul.

“Perempuan selama ini seperti orang terpinggirkan bila tidak terwakili. Kami ingin agar perempuan terangkat, bisa mandiri, produktif agar keluarga bisa terangkat. Atau paling tidak ya tidak ngandong suami, tapi perempuan bisa mencukupi diri sendiri,” ungkapnya pada wartawan di halaman studio TVRI Jalan Magelang.

BERITA REKOMENDASI