Satu Siswa SMP di Sleman Dinyatakan Tidak Lulus

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Satu siswa SMP di Kabupaten Sleman dinyatakan tidak lulus karena ketidakhadiran lebih dari 30 persen. Pengumuman telah dilakukan secara online, Jumat (06/06/2020) kemarin oleh masing-masing sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Arif Haryono SH menyatakan syarat kelulusan, nilai rapor kelas 7, 8 dan semester gasal kelas 9. Sedangkan untuk semester genap, nilai harian dan hasil penugasan jarak jauh.

“Selain itu sikap minimal baik dan kehadiran siswa juga diperhitungkan. Sedangkan siswa yang tidak lulus ini, ketidakhadirannya lebih dari 30 persen,” kata Arif.

Pengiriman hasil kelulusan ke Dinas Pendidikan sampai Sabtu (06/06/2020) hari ini. Meskipun pengumuman kelulusan dilakukan tidak secara tatap muka, namun sekolah diminta mengendalikan dan mengawasi siswanya agar tidak euforia merayakan kelulusan sekolah.

Pihak sekolah telah diminta bekerja sama dengan kepolisian untuk mengawasi jika ada aksi coret-coret baju, coret-coret fasilitas umum maupun konvoi dilakukan para siswa. Pihak sekolah juga tidak boleh menyelenggarakan wisuda kelulusan dengan mengumpulkan siswa dan orang tua. “Namun jika wisuda dilaksanakan secara virtual diperbolehkan,” jelasnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI