Sayembara Desain Pasar Godean Berhadiah Rp 154 Juta

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menggelar ‘Sayembara Desain Pasar Godean’ memperebutkan hadiah total sebesar Rp 154 juta. Desain pemenang dalam sayembara ini nantinya akan dipergunakan sebagai model Pasar Godean yang pembangunan akan dimulai pada tahun depan.

Pembangunan Pasar Godean ini merupakan bagian dari revitalisai pasar-pasar tradisional yang dilakukan Pemkab Sleman. Godean merupakan pasar kedua yang akan dilakukan revitalisasi dalam program tersebut, setelah sebelumnya pembangunan Pasar Prambanan rampung dikerjakan dan selanjutnya menyusul Pasar Gamping.

Sekretaris Disperindag Sleman, Haris Martapa mengatakan Pasar Godean nantinya tetap akan dikonsep sebagai pasar tradsional namun juga familier bagi kalangan muda. Jadi bentuk maupun modelnya harus memenuhi nilai-nilai tradisi tetapi tak menutup terhadap perkembangan kemajuan zaman.

“Pasar tradisional harus tetap eksis. Diprediksi 2 – 10 tahun mendatang pembeli di Pasar Godean merupakan anak-anak muda sekarang, jadi jangan sampai sisi bangunan dan arsitek sudah ditinggal pembelinya duluan. Oleh sebeb itu harus ‘eye catching’,” jelas Haris Martapa saat penjelasan sayembara desain Pasar Godean yang dilaksanakan di komplek Kantor Bupati Sleman, Kamis (23/07/2020).

Haris Martapa menambahkan keberadaan pedagang kripik belut dan penjual sepeda tua akan tetap dijadikan ikon di pasar tersebut. Selain itu Pasar Godean nantinya didesain untuk kebutuhan pasar tradisional yang akan buka selama 24 jam.

“Kita desain 24 jam yang terbagi dalam tiga waktu. Pagi – siang – sore untuk masyarakat secara umum, sore – malam sebagai tempat tongkrongan dan dini hari untuk transaksi sayur mayor semi borongan dan borongan,” imbuhnya.

Ia berharap dengan lomba desain ini akan melahirkan suasana baru bagi pasar tersebut, baik dari segi ornamen dan bangunan maupun penataannya sehingga Pasar Godean tetap nyaman dikunjungi. Dengan penampilan baru diharapkan pula pengunjung Pasar Godean akan lebih meningkat lagi.

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, Saifuddin Mutaqie mengajak seluruh arsitek untuk untuk ikut berpartisiapsi dalam ajang ini. Dengan demikian maka eksisitensi arsitek lebih bisa diterima dan masyatakat lebih mengerti akan profesi arsitek.

“Pasar ini akan menjadi suatu tempat yang luar biasa memberikan dorongan ekonomi pasca pandemi. Pasar tak nantinya tak hanya diperbaiki bangunannya saja, namun juga ada hal yang paling pokok dimana ruh pasar itu tetap ada,” jelasnya.

Ketua Bidang pameran dan Sayembara IAI DIY, Yuda Saputra mengatakan sayembara ini akan berlangsung dari bulan Juli hingga Agustus mendatang. Pemenang pertama nantinya akan memperoleh Rp 100 juta, kedua Rp 30 juta, ketiga Rp 15 juta, keempat Rp 5 juta dan kelima Rp 4 juta.

“Puluhan peserta telah mendaftarkan diri, bahkan ada yang dari Singapura maupun Eropa. Lima juri merupakan orang yang berkompteten pada bidangnya masing-masing, seperti bidang bangunan hijau, arsitektur nusantara hingga dari masyarakat pemerhati,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI