SDGs dalam Pengabdian Kepada Masyarakat UGM

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM meningkatkan kerja sama dengan ProsPER.Net Network dalam sebuah kegiatan bertajuk ‘ProSPER.Net/UNU-IAS/UNESCO Joint Project-Development of a Framework for the Local Implementation of the SDGs-Phase II: Survey on Community Engagement in Higher Education for Sustainable Development’. ProsPER.Net Network beranggotakan Chulalongkorn University Thailand, Keio University Jepang, University of the Philippines, Universiti Sains Malaysia, dan TERI University India.

Tujuan kegiatan ini untuk melihat bagaimana Institusi Pendidikan Tinggi (IPT) dapat mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengimplementasikan SDGs melalui pengabdian kepada masyarakat. Berbagai model kolaborasi antara IPT dan masyarakat dalam mengimplementasikan SDGs dieksplor dengan menggunakan analisis dan pengalaman setiap IPT yang terlibat. Tim mengembangkan pula tools yang didesain untuk mengetahui kegiatan pengabdian kepada masyarakat masing-masing anggota ITP sebelum dan selama pandemi Covid-19.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat, DPkM UGM Nanung Agus Fitriyanto SPt MSc PhD mengatakan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa dukungan UGM dari sisi kebijakan, pendanaan, fasilitasi, dan SDM menjadi kekuatan dalam pelaksanaan Tri Dharma Pengabdian. Namun demikian, tantangannya adalah bagaimana mengurai terbatasnya komunikasi dengan masyarakat dan keberlanjutan kegiatan semasa pandemi.

Menurut Nanung, UGM turut berkontribusi untuk semua SDGs, terutama mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera (SDG#3) serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG#8). “Pandemi yang berlangsung saat ini menuntut DPkM dan akademia UGM saling bergandengan tangan dalam membantu masyarakat bertahan. Kegiatan pengabdian yang kita lakukan mungkin tidak menyelesaikan 100% masalah di masyarakat. Namun setidaknya, kontribusi UGM melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bisa memberikan perbedaan dan support terhadap implementasi SDGs dalam situasi seperti ini (pandemi),” kata Nanung dalam rapat koordinasi bulanan ProsPER.Net Network, Senin (6/9/2021). Rapat ini menjadi ajang saling berbagi informasi mengenai progres di masing-masing ITP.

Sementara itu, Direktur DPkM yang sekaligus koordinator tim UGM Prof Irfan Dwidya Prijambada MEng PhD menekankan pentingnya rekognisi internasional. Keterlibatan ini menujukkan UGM turut membantu menyukseskan program dunia yang dikenal dengan Sustainable Development Goals melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. (Dev)

 

UGM

BERITA REKOMENDASI