Sebagian Ternak Warga Lereng Merapi Belum Dievakuasi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Satu bulan setelah status Gunung Merapi naik menjadi Siaga level III, belum semua hewan ternak turun dari Kalitengah Lor. Sebagian warga memilih tidak membawa turun hewan ternaknya karena khawatir akan lebih repot saat mencari pakan. Selain itu sebagian warga menilai situasi Merapi masih relatif aman.

Seperti halnya Darti (46) warga RT 3 Kalitengah Lor. Satu ekor sapi miliknya masih berada di kandang dekat rumahnya. Menurut Darti, sejak pemerintahan menaikkan status Merapi, ia memilih menjual sapi-sapi miliknya. “Awalnya punya empat, lalu saya jual tiga. Lebih baik dijual karena dalam kondisi seperti ini memang agak repot kalau harus naik turun cari pakan. Kalau di RT 3, masih ada 16 ekor sapi yang masih di atas, pemiliknya juga belum pada ngungsi,” kata Darti kepada KRJOGJA.com, beberapa waktu lalu.

Darti mengungkapkan, setelah status Merapi naik, dia dan anak-anaknya masih berada di rumah. Hanya saja istrinya sudah berada di pengungsian karena mempunyai tanggungjawab memasak untuk para pengungsi. Darti mengatakan, sebagian pemilik ternak masih bertahan di atas karena menilai kondisi Merapi relatif masih aman. “Kalau sekarang relatif stabil, tidak seperti erupsi tahun 2010. Ternak yang masih di atas ini juga untuk kegiatan warga Kalitengah Lor yang belum diharuskan turun,” beber Darti.

BERITA REKOMENDASI