Sekolah dan Gereja di Margodadi Seyegan Terdampak Jalan Tol

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim persiapan pembangunan jalan tol Yogya-Bawen kembali mengadakan sosialisasi di Balai Desa Margodadi Seyegan Sleman. Di lokasi ini kelak ada tempat ibadah dan sekolah yang terdampak. Namun keduanya hanya terdampak di bagian halaman sehingga besar kemungkinan kedua tempat tersebut tidak perlu direlokasi.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan, dalam sosialisasi seperti ini ada kemungkinan pergeseran peta. Pasalnya gambar yang disajikan saat sosialisasi merupakan gambar perkiraan definitif. Saat pendataanawal, mungkin terjadi pergeseran peta karena beberapa hal. Seperti adanya sumber mata air, bangunan heritage. Di lokasi ini khususnya karena pertimbangan konstruksi Selokan Mataram.

“Tidak mungkin jalan tol mengikuti, maaf ya, belok-belokan Selokan Mataram. Tol itu kan secara konstruksi harus lurus, kalau mau belok harus ada elevasinya secara teknik,” terang Krido, Sabtu (1/8) setelah melakukan sosialisasi.

Menurut Krido, peta yang digunakan saat sosialisasi merupakan gambar definitif lurus. Sehingga manfaat dari kegiatan sosialisasi di lapangan ini agar ada masukan data lapangan dari warga. Nanti saat konsultasi publik yang diperkirakan dalam satu bulan ke depan atau tergantung kecepatan pemberkasan, akan disajikan data lagi.
Dan sudah bisa dipastikan gambar itu betul karena sudah dicek oleh pemilik tanah.

“Hal ini yang melatarbelakangi gambar secara menyeluruh tidak hanya di Margodadi saja. Perubahan ini ada di titik Sumbermulyo, Margokaton dan Margodadi. Karena memang tinjauannya adalah tinjauan fisik, penyesuaian lokasi Selokan Mataram,” tandas Krido.

BERITA REKOMENDASI