Sekolah dan Gereja di Margodadi Seyegan Terdampak Jalan Tol

Tidak Mempengaruhi

Selain itu di lokasi Margodadi juga ada sebuah gereja dan SMK 17 Seyegan yang terdampak. Krido menegaskan, kedua lokasi ini hanya terdampak bagian halamannya sehingga kemungkinan besar tidak perlu direlokasi. Sehingga meski areanya sudah dibebaskan oleh pembangunan jalan tol, masih bisa digunakan untuk fasilitas umum.

“Kalau yang sekolah terkena area parkir dan kayu-kayu di pinggir bangunan, bukan strukturbangunannya. Sedangkan yang gereja sebagian besar adalah halamannya saja. Pihak terkait bisa
segera mengajukan permohonan ke Satker. Sehingga nanti konstruksi jalan tol menyesuaikan di lokasi. Lokasinya bisa dimanfaatkan baik yang di SMK maupun gereja,” imbuh Krido.

Ketua Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Semarang-Yogya Heru Budi Prasetyo menambahkan, meski ada tempat publik yang terdampak tidak mempengaruhi desain pembangunan jalan tol. Sehingga desain ini bisa diterima oleh semua pihak. Pasalnya jalan tol yang dibangun di lokasi
tersebut melayang atau elevated.

“Jalan tol yang dibangun kan elevated sehingga lokasi di bawahnya masih bisa digunakan untuk parkir atau kegiatan lain. Elevated nya sekitar 75 persen dari total 7,65 km pembangunan jalan tol Yogya-Bawen. Untuk ketinggian jalan tol elevated sekitar 15 meter tergantung kecekungan tanah,” kata Heru. (Aha)

BERITA REKOMENDASI