Sekopia, Kursus Koperasi Online UMBY Sasar Generasi “Jaman Now”

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Saat ini mungkin generasi milenial atau yang kerap disebut anak jaman now lebih mengenal apa itu financial technology (fintech) ketimbang koperasi. Padahal, koperasi selama ini dirasa memiliki banyak manfaat bagi masyarakat karena asas kekeluargaan dan gotong-royong yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia. 

Berangkat dari hal tersebut, dosen dan 33 mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggagas kursus online yang kemudian diberinama Sekolah Koperasi Indonesia (Sekopia). Sekopia menurut direkturnya, Awan Santosa, S.E, M.Sc merupakan kursus berbasis online yang memiliki delapan kelas terdiri dari Sekolah Koperasi Tani, Sekolah Koperasi Pekerja, Sekolah Koperasi Pasar, Sekolah Koperasi Jasa, Sekolah Koperasi Nelayan, Sekolah Koperasi Millenial, Sekolah Koperasi Umum, dan Sekolah Saham untuk Pekerja. 

“Sekopia ini berbasis media sosial dan aplikasi pesan Whatsapp. Nantinya kedepan bakal memakai aplikasi Sekopia yang masih dalam proses penyelesaian. Kami juga sedang mempersiapkan kelas lapangan yang nantinya diarahkan dapat difollow-up dalam bentuk technical assistance, pengembangan bisnis, maupun kemitraan/kolaborasi bisnis antara kampus, Sekopia, dengan koperasi rakyat yang ada,” ungkapnya pada wartawan Rabu (7/3/2018). 

Sekopia sendiri menurut Awan berlangsung sejak 26 Februari 2018 lalu hingga 5 April 2018 mendatang. Paling tidak ada 70 peserta yang ikut serta dan 20 pengajar dari berbagai kota di Indonesia. 

“Kami berharap generasi millenial dan Z yang saat ini mulai tumbuh dewasa bisa memegang peran vital dalam pergerakan koperasi Indonesia sesuai visi Sekopia untuk menjadi kampus koperasi berbasis online dan lapangan yang dimiliki oleh para pengajar, peserta dan pekerjanya,” sambungnya. 

Kepala Humas UMBY Widarta, SE, MM menambahkan pihaknya optimis Sekopia bisa membantu memajukan koperasi-koperasi rakyat agar semakin berdaya di semua bidang usaha dan sektornya serta mendorong perusahaan yang sahamnya dimiliki juga oleh seluruh pekerjanya. “Kami melihat antusiasme peserta sangat luar biasa dan nantinya kami berharap mereka bisa menjadi bagian dari pengajar/teman belajar, pendamping, atau mitra bisnis koperasi yang didukung Sekopia,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI